Ukuran posisi

Satu-satunya bagian trading yang punya jawaban benar dan salah secara matematis. Lo kasih entry dan stop, keluar angkanya. Tidak ada opini di halaman ini.

Masukan

Aturan lo

Ukuran
5 lot
500 lembar
Modal keluar
Rp 500.750
termasuk fee beli Rp 750
Risiko kalau SL kena
Rp 51.875
0.98% dari equity
Untung kalau TP kena
Rp 97.750
RR bersih 1.88 (target 2R kotor)

Rencana

Entry1.000
Stop loss900 (−11.11%)
Target1.200
Kalau "sisa duit masukin semua": 52 lot, dan kerugian saat SL kena jadi Rp 520.000, 10× lebih besar dari rencana di atas. Selisih itu bukan soal pilihan saham. Itu soal ukuran.

Ukuran lot dan fraksi harga IDX mengubah hasil lebih dari yang terlihat dari rumus. Satu lot adalah 100 lembar dan harga bergerak dalam fraksi 1-25 rupiah tergantung band harga, jadi posisi tidak bisa "dibulatkan ke atas" tanpa menaikkan risiko. Kalkulator di atas memakai aritmatika yang sama dengan backtest: entry dan stop dibulatkan ke fraksi terdekat, posisi dihitung dalam lot penuh, dan fee beli 0,15% + jual 0,25% dipotong dari rencana sebelum risk/reward dihitung.

Mengapa fee dimasukkan? Karena backtest 16 strategi swing di 362 emiten menemukan edge kotor +0,0481R per transaksi, dan fee broker standar mengambil 0,0519R, lebih besar dari seluruh edge-nya. Di fee rendah hasilnya +0,0063R (CAGR 3,24%); di fee standar −0,0038R. Artinya pindah broker bernilai lebih besar daripada semua penyetelan parameter, dan ukuran posisi yang benar hanya berarti bila fee sudah dihitung lebih dulu.

Ini perkakas ukur, bukan nasihat investasi. Angka-angka di halaman ini dan di idxlab berasal dari pengukuran historis; hasil nyata lebih buruk, tidak pernah lebih baik, karena suspensi perdagangan dan antrean order parsial tidak dimodelkan.